Dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu Anhuma berkata,
“Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkata, ‘Sesungguhnya yang tergolong
dosa besar yang palig besar adalah seseorang melaknat kedua orang tuanya.’ Ada
orang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana seseorang melaknat kedua orang
tuanya ?’ Rasulullah berkata, ‘Seseorang mencaci bapak seseorang lainnya,
kemudian orang itu (membalas) mencaci bapaknya, dan mencaci pula ibunya.’”
(Diriwayatkan Al-Bukhary dan Muslim).
Minggu, 07 Februari 2016
Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Dari Abu Hurairah
Radhiyallahu Anhu, berkata, “Seseorang telah dating kepada Rasulullah
Shallallahu Alaihi wa Sallam seraya bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapa orang
yang lebih berhak aku pergauli?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu.” Orang itu
bertanya lagi, ‘Kemudian siapa?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu.” Orang itu
bertanya lagi, ‘Kemudian siapa?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu.” Orang itu
bertanya lagi, ‘Kemudian siapa?’ Rasulullah menjawab, ‘Ayahmu.’” (Diriwayatkan
Al-Bukhary dan Muslim).
Jumat, 29 Januari 2016
Koherensi dan Diskrepansi Jiwa
Dari Aisyah Radhiyallahu Anha berkata,”Aku
pernah mendengar Nabi Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jiwa-jiwa itu
adalah tentara-tentara yang berpadu (dalam kesatuan yang besar), selama
tentara-tentara itu dapat mengenali yang lainya maka ia akan (dapat) bersatu,
tapi bila saling beradu (kepentingan) maka masing-masing tidak akan pernah
bertemu.”(Diriwayatkan Al-Bukahry dan Muslim).
Memberi Makan Orang yang Kelaparan. Menjenguk Orang yang Terbaring Sakit dan Membebaskan Budak
Dari Abu Musa Al-Asy’ary Radhiyallahu Anhu
berkata,” Rosulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam bersabda,’Berilah makan orang
yang kelaparan,jenguklah orang yang terbaring sakit dan lepaskanlah tawanan.”(Diriwayatkan Al-Bukhary).
Langganan:
Postingan (Atom)



